Bupati Morut luncurkan lima aplikasi online untuk memperlancar pelayanan masyarakat dan akuntabilitas pemerintahan

Home » Berita » Bupati Morut luncurkan lima aplikasi online untuk memperlancar pelayanan masyarakat dan akuntabilitas pemerintahan
292329480_570799071418958_5968727217425721361_n

Kolonodale, MCDD – Bupati Morowali Utara Delis J. Hehi di Kolonodale, Kamis (17/7), meluncurkan lima aplikasi berbasis teknologi digital untuk diterapkan di lingkungan pemerintah kabupaten untuk memperlancar penyelenggaraan roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Aplikasi berbasis online itu merupakan karya intelektual para pejabat Pemkab Morut yang sedang mengikuti Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan III (Diklatpim III).

Aplikasi itu masing-masing Sistem Informasi Administrasi Pendidikan (SIAP) karya Bernouli Tanari, S.Pd, M.Pd, Sistem Informasi Daerah Rawan Bencana Alam (Siraba) karya Delfia Parenta, ST, Sistem Informasi Layanan Keluarga Berencana (Si-lakan) karya Herlina Tobigo, S.Sos, Sistem Informasi Komunikasi Pimpinan (Sikopi) karya Herry Pinontoan, S.Stp dan Sistem Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Senada) karya Krispen H. Masu, S.Stp, M.Si.

Bupati Delis Hehi mengapresiasi karya inovatif para peserta Diklatpim III, karena digitalisasi dalam berbagai sisi kehidupan, sudah merupakan tuntutan zaman dan keniscayaan, termasuk di lingkungan pemerintahan.

Pemkab sendiri, kata Delis, sedang mengembangkan e-Office untuk mempermudah urusan-urusna birokrasi pemerintahan di lingkup Pemkab Morut.

“Mau pesan sarabba saja saat ini sudah pakai teknologi digital, apalagi dalam urusan-urusan birokrasi dan pemerintahan,” ujar Delis dalam acara yang diselenggarakan bersamaan dengan Konferensi Provinsi II PGRI Sulteng itu.

Ia berharap aplikasiaplikasi ini tidak sekedar untuk memenuhi tugas terkait Diklatpim III, tetapi benar-benar bisa diaplikasikan dalam praktik pemerintahan dan layanan birokrasi sehari-hari.

“Salah satu fokus utama kami saat ini adalah pembenahan birokrasi untuk aparatur negara yang berkarakter melayani. Karena itu, dukungan teknologi informasi seperti ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kecepatan, ketepatan, kemudahan, akuntabilitas serta transparansi pelayanan kepada masyarakat,” kata Delis lagi. (RoMa)

Butuh bantuan?